BIOSINTESIS PROTEIN
(Makalah Biokimia II)
I. Pendahuluan
Latar Belakang
Protein merupakan suatu rantai asam amino yang dibentuk oleh elemen C, H, N, dan O. Makromolekul ini mempunyai keanekaragaman sifat-sifat fisik, mulai dari enzim-enzim yang dapat larut dalam air sampai keratin jaringan rambut dan jaringan tanduk yang tidak dapat larut dalam air, dan protein mempunyai fungsi biologis yang sangat luas. Struktur dan sifat protein bergantung pada sekuens asam amino dalam polipeptida. Sebagian besar gen pada akhirnya diekspresikan sebagai protein. Proses pengerjaannya disebut ekspresi gen. Pertama-tama sekuens deoksinukleotida ditranskripsi dari DNA ke dalam sekuens ribonukleotida. Kemudian sekuens ini ditranslasi ke dalam sekuens asam amino untuk membentuk polipeptida. Sekuens asam amino menentukan bagaimana cara molekul melipat untuk menghasilkan protein yang aktif secara biologis. Terdapat 20 jenis asam amino. Rantai asam amino kemudian bergabung dan berlipat-lipat menjadi bentuk tiga dimensi. Asam-asam amino yang bergabung, membentuk rantai polipeptida. Setiap unit asam amino dalam rantai polipeptida dihubungkan oleh ikatan peptida. Biosintesis protein terjadi dalam rantai DNA dan RNA.
Tujuan Penulisan Makalah
Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memahami proses-proses yang terjadi dalam biosintesis protein serta jeni-inhibitor yang menghambat berlangsungnya proses tersebut.
II. ISI
Dalam sel bakteri, tidak ada membran yang mengelilingi DNA dan proses transkripsi maupun proses translasi berlangsung pada kompartemen sel tunggal. Dalam eukariot, inti sel diselubungi dengan membran. Proses transkripsi berlangsung didalam inti sel, dan mRNA harus masuk kedalam sitoplasma untuk ditraslasikan. Seringkali, hasil polpeptida yang terbentuk sgera termodifikasi setelah proses translasi.
A. Kode Genetik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar