Sabtu, 26 Mei 2012

Unforgettable Moment II

kali ini gw mau cerita salah satu moment terpenting dalam hidup gw...
yaitu saat-saat masih di asrama...
cKcK
udah kaya' ikut ajang apa aja...
itu saat gw ikut OSN Pertamina 2011...
gw ikut seleksi provinsi n terpilih mewakili kampus gw....




padahal gw lagi sibuk-sibuknya PKL tuh...
terpaksa persiapan gw bwt ke Jakarta cm seminggu sebelum berangkat aja...
gag maksimal banget pokoknya...
tapi akhirnya kestresan itu berbuah hasil...
biaya penelitian gw pure dari hadiah lomba itu....
lumayan ngeringanin beban emak babe lah....


Jumat, 25 Mei 2012

Unforgettable Moment I

Lagi duduk-duduk di lab karna gag ada kerjaan...
teringat masa lalu deh...
zamannya masih aktif banget di bangku perkuliahan...
rajin ke perpus...
rajin nongkrong di GFB(Gedung Fasilitas Bersama) FMIPA Universitas Lampung...
rajin juga ke basecamp yaitu sekret HIMAKI...
udah gt...
waktu semangat-semangatnya ikut lomba....
dari Mawapres (gagal di penyisihan Universitas)|
terus ke ONMIPA-PT (gagal juga pas penyisihan Kopertis Wilayah 2 di Palembang)...
haha...
inget foto-foto ini jadinya...




zaman gw dekil n de kumel banget tuh (masih sih sampe sekarang)...
terus berganti ke masa-masa KKN...
di ujung daerah lampung...
tepatnya di desa Sukadana kecamatan Buay Bahuga Kabupaten Way Kanan...
gw ngerasain hidup bener-bener terasing n harus mandiri banget tuh (mandi susah karna air gag adaan,musti ngangkut dulu deh beberapa timba...)
Untung ada partner gw si Nurul anak FISIP...
cKcK...
kebersamaan selama 40 hari gag akan terlupakan seumur hidup...
dari situ gw belajar betapa kita harus hidup hemat...
mulai dari air,sampe urusan listrik pun jg harus hemat...
disana gag ada listrik sodara-sodara...
listrik ada karna genset (ngandelin bensin)
itupun baru bisa hidup hanya dari jam 18.00 WIB samapi 24.00 WIB...
selebihnya harus tidur di kegelapan...
mana emak gw cm ngasi ongkos dikit...
alhasil kemana-mana harus modal dengkul alias jakil...
mana disana jarak satu rumah ke rumah lain jauh banget, terbentang oleh kebon karet n sawit yang sangat luas...
alamak jakil sampe balai desa aja sampe tersesat di tuh kebon-kebon...
haha ngakak gw kalo inget itu...
ini dia foto-foto gw zaman KKN...
check this out... 

Sabtu, 17 Maret 2012

Biosintesis Protein


BIOSINTESIS PROTEIN
(Makalah Biokimia II)



I.            Pendahuluan


Latar Belakang

Protein merupakan suatu rantai asam amino yang dibentuk oleh elemen C, H, N, dan O. Makromolekul ini mempunyai keanekaragaman sifat-sifat fisik, mulai dari enzim-enzim yang dapat larut dalam air sampai keratin jaringan rambut dan jaringan tanduk yang tidak dapat larut dalam air, dan protein mempunyai fungsi biologis yang sangat luas. Struktur dan sifat protein bergantung pada sekuens asam amino dalam polipeptida. Sebagian besar gen pada akhirnya diekspresikan sebagai protein. Proses pengerjaannya disebut ekspresi gen. Pertama-tama sekuens deoksinukleotida ditranskripsi dari DNA ke dalam sekuens ribonukleotida. Kemudian sekuens ini ditranslasi ke dalam sekuens asam amino untuk membentuk polipeptida. Sekuens asam amino menentukan bagaimana cara molekul melipat untuk menghasilkan protein yang aktif secara biologis. Terdapat 20 jenis asam amino. Rantai asam amino kemudian bergabung dan berlipat-lipat menjadi bentuk tiga dimensi. Asam-asam amino yang bergabung, membentuk rantai polipeptida. Setiap unit asam amino dalam rantai polipeptida dihubungkan oleh ikatan peptida. Biosintesis protein terjadi dalam rantai DNA dan RNA.


                        Tujuan Penulisan Makalah
Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memahami proses-proses yang terjadi dalam biosintesis protein serta jeni-inhibitor yang menghambat berlangsungnya proses tersebut.




II.          ISI

            Dalam sel bakteri, tidak ada membran yang mengelilingi DNA dan proses transkripsi maupun proses translasi berlangsung pada kompartemen sel tunggal. Dalam eukariot, inti sel diselubungi dengan membran. Proses transkripsi berlangsung didalam inti sel, dan mRNA harus masuk kedalam sitoplasma untuk ditraslasikan. Seringkali, hasil polpeptida yang terbentuk sgera termodifikasi setelah proses translasi.

A. Kode Genetik

Kolesterol dan Jantung



Kolesterol dan Jantung




Abstrak

Jantung memompa darah dengan sangat terorganisir urutan kontraksi dari empat ruang yang dimilikinya, terdiri dari bilik kanan, bilik kiri, serambi kanan dan serambi kiri. Tekanan darah tinggi menyebabkan jantung bekerja lebih keras dari biasanya. Baik jantung dan arteri kemudian lebih rentan terhadap cedera. Tekanan darah tinggi meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, gagal ginjal, kerusakan mata, kegagalan kongestif jantung dan atherosklerosis. Penderita serangan jatung akan mengalami gejala sebagai berikut, Sering mengalami sakit pada daerah dada ,kurang nyaman di leher, rahang atau menahan,Sesak napas, Sering berkeringat pada bagian telapak tanganCepat merasa lelah.Serangan jantung disebabkan oleh tekanan darah tinggi, asap tembakau, kolesterol darah tinggi dan ketidakaktivan fisik. Stroke merupakan penyakit cardiovasculer. ini mempengaruhi pembuluh darah yang menyediakan darah kepada otak. Penyakit ini terjadi bila pembuluh darah itu membawa oksigen dan bahan gizi kepada otak atau tersumpal dengan cairan menggumpal darah atau beberapa  lain partikel. Faktor – faktor yang menyebabkan stroke, Tekanan darah tinggi, Perokok, Diabetes Mellitus,Penyakit pembuluh nadi atau carotid,Denyut jantung tidak normal, Transient Ischemic Attack (TIA) Ketidakteraturan darah tertentu ,Kolesterol darah tinggi Ketidakaktifan fisik dan kegemukan ,Kelebihan alkohol dan Mengkonsumsi obat-obatan terlarang.
  


Sistematika Kerja Jantung

Jantung memompa darah dengan sangat terorganisir urutan kontraksi dari empat ruang yang dimilikinya. Jantung bekerja sebagai berikut: Atrium kanan menerima darah dari pembuluh darah. Darah ini membawa sedikit oksigen dan banyak karbon dioksida. Itu disebabkan darah kembali dari jaringan tubuh, di mana darah telah kehilangan banyak oksigen dan karbon dioksida justru bertambah ditambahkan di dalamnya. Darah vena lebih gelap daripada darah arteri karena perbedaan dalam hal gas terlarut. Saat  jantung relaksasi, darah vena mengalir melalui katup trikuspidus yang terbuka untuk mengisi ventrikel kanan. Suatu sinyal listrik mulai detak jantung dengan menyebabkan atrium untuk berkontraksi.kontraksi ini "top off" mengisi dari ventrikel. Tak lama setelah atrium berkontraksi, ventrikel kanan juga berkontraksi. Sebagaimana hal ini terjadi, katup trikuspid menutup dan darah yang terdeoksigenasi sebagian dipompa melalui katup paru,arteri paru-paru menuju paru-paru. Dalam paru-paru darah memberikan karbon dioksida memperoleh oksigen sebelum kembali ke atrium kiri. Ini baru darah yang mengandung oksigen dengan warna merah cerah.


Artherosklerosis

Atherosklerosis berasal dari bahasa Yunani yaitu kata athero (artinya bubur atau pasta) dan sclerosis (kekerasan). Artheosklerosis adalah penyakit pengerasan pembuluh darah yang disebabkan oleh penumpukan zat seperti lemak, kolesterol, produk buangan selular, kalsium dan zat lain di lapisan dalam arteri. Penumpukan ini disebut plak. Biasanya ini  mempengaruhi arteri yang berukuran besar dan menengah. Atherosklerosis adalah penyakit yang  lambat dan  rumit yang dimulai pada masa kanak-kanak dan seringkali berkembang ketika orang mejadi lebih tua. Pada beberapa orang  atherosklerosis berlangsung cepat, terutama dalam dekade ketiga mereka. Banyak ilmuwan berpikir itu dimulai dengan kerusakan pada lapisan paling dalam. Lapisan ini disebut endotelium. Tiga bukti penyebab kerusakan dinding arteri adalah
1) peningkatan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah,
2) tekanan darah tinggi dan
3) asap tembakau.
Asap rokok sangat memperburuk atherosklerosis dan kecepatan pertumbuhan dalam arteri koroner, aorta dan arteri di kaki. Arteri koroner membawa darah ke otot jantung; aorta adalah pembuluh terbesar melalui jantung yang memompa darah yang masuk ke tubuh. Karena kerusakan endotelium, lemak, dan kolesterol, platelet, puing selular, kalsium dan senyawa lain yang tersimpan di dinding arteri. Hal ini dapat merangsang dinding sel arteri untuk menghasilkan zat-zat lain mengakibatkan penumpukan lebih lanjut sel. Sel-sel dan sekitar materi (plak) mungkin menjadi cukup besar untuk menebalkankan endotelium secara signifikan Diameter arteri menyusut dan aliran darah menurun, mengurangi pasokan oksigen. Plak juga dapat menjadi tidak stabil dan pecah. Plak menyebabkan pecahnya gumpalan darah (thrombus) membentuk yang dapat menghalangi aliran darah dalam arteri. Suatu gumpalan darah yang terdiam dan justru menyebabkan darah mengalir ke bagian lain tubuh disebut embolus. Jika suatu bekuan menghalangi sebuah pembuluh darah yang memberi pasokan jantung, itu menyebabkan serangan jantung. Jika menghalangi pembuluh darah yang memberi pasokan otak, menyebabkan stroke. Dan jika pasokan darah ke lengan atau kaki berkurang, dapat menyebabkan kesulitan berjalan dan akhirnya layuh.


Penyakit Cardiovaskuler
Cardiovascular adalah sistem yang kadang-kadang disebut darah-vascular atau hanya sistem peredaran darah. Terdiri dari jantung, yang merupakan perangkat memompa berotot, dan sistem tertutup dari kapal disebut arteries, veins, dan capillaries. Seperti namanya, darah dalam sistem peredaran darah yang dipompa oleh jantung sekitar lingkaran tertutup atau sirkuit dari kapal karena melewati lagi dan lagi melalui berbagai "circulations" dari tubuh.

LDL (Bad Cholesterol) dan Mekanisme Kerjanya
LDL adalah pembawa kolesterol utama dalam darah. Ini membawa sekitar 60 sampai 80 persen kolesterol tubuh . Beberapa kolesterol digunakan oleh jaringan untuk membangun sel-sel, dan sebagian dikembalikan ke hati. Bila terlalu banyak kolesterol LDL beredar di darah, perlahan-lahan dapat membangun dinding dalam arteri yang member pasokan jantung dan otak. Bersama dengan zat lainnya kolesterol ini dapat membentuk plak dan berkontribusi menyebabkan atherosklerosis. Itulah sebabnya kolesterol LDL sering disebut  " Kolesterol Jahat". Kadar LDL yang rendah menurunkan resiko penyakit jantung.

HDL (Good Cholesterol) dan Mekanisme Kerjanya
Sekitar sepertiga sampai seperempat dari kolesterol darah dibawa oleh HDL., Bentuknya datar, seperti partikel berbentuk piringan yang dihasilkan terutama di hati dan usus yang dilepaskan ke aliran darah. Sebagai partikel VLDL dan kilomikron, ia melepas trigliserida ke dalam sel, fragmen tubuh yang mengandung protein, lemak dan kolesterol yang melepaskan diri. HDL cenderung untuk membawa kolesterol dari arteri dan kembali ke hati, kemudian meninggalkan tubuh. HDL membuang kelebihan kolesterol dari plak atherosclerosis dan dengan demikian memperlambat pertumbuhan mereka. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa sifat antioksidan dan anti-radang HDL juga menghambat atherosklerosis. HDL adalah "baik" kolesterol karena kemampuannya melindungi dari serangan jantung. Namun, orang yang memiliki kadar kolesterol HDL rendah (kurang daripada 40 mg / dL) memiliki resiko terkena serangan jantung lebih tinggi. Kadar  kolesterol HDLyang  rendah juga dapat meningkatkan risiko stroke.



Hubungan Homosystein, Asam Folat/Vitamin B, dan Hubungannya dengan Artherosklerosis

Homosistein adalah asam amino dalam darah. Terlalu banyak homosistein berhubungan dengan risiko yang tinggi terkena penyakit jantung koroner, stroke dan penyakit pembuluh darah perifer. Beberapa bukti menunjukkan bahwa homosistein dapat menyebabkan atherosklerosis dengan cara merusak lapisan dalam arteri dan menyebabkan pembekuan darah. Namun, hubungan sebab akibat yang langsung belum ditemukan. Asam folat dan vitamin B membantu menghancurkan homosistein di dalam tubuh. Kadar homosistein dalam darah sangat dipengaruhi oleh diet dan faktor genetik. Diet asam folat dan vitamin B6 dan B12 memiliki dampak terbesar. Beberapa penelitian menemukan bahwa kadar vitamin B yang tinggi dalam darah berhubungan, setidaknya sebagian, dengan konsentrasi yang lebih rendah dari homosistein. Bukti lain menunjukkan bahwa kadar asam folat yang rendah dalam darah dihubungkan dengan resiko lebih tinggi terserang penyakit jantung koroner dan stroke fatal. Sejauh ini, tidak ada penelitian pengobatan terkontrol telah menunjukkan bahwa suplemen asam folat mengurangi resiko dari atherosklerosis, atau yang mengonsumsi vitamin ini akan mempengaruhi perkembangan atau kambuhnya penyakit jantung. Peneliti mencoba untuk menentukan bagaimana terlalu banyak asam folat, vitamin B6 dan  atau B12 diperlukan untuk menurunkan kadar homosistein. Bukti kurang untuk kepentingan menurunkan kadar homosistein, tapi pasien berisiko tinggi terserang penyakit ini harus sangat dianjurkan untuk mendapatkan asam folat yang cukup dan vitamin B6 dan B12 dalam makanan mereka.


Penyebab Tingginya Tekanan Darah

Dalam 90-95 persen kasus, penyebab tekanan darah tinggi tidak diketahui. Jenis tekanan darah tinggi ini disebut hipertensi esensial. Untungnya, meskipun para ilmuwan tidak sepenuhnya memahami penyebab penyakit ini, mereka telah mengembangkan baik perawatan obat maupun non obat yang merawatnya secara efektif. Mereka juga mengidentifikasi beberapa faktor yang memberi kontribusi terhadap tekanan darah tinggi diantaranya arteriosklerosis  (pengerasan pembuluh darah), penebalan pada dinding arteri, dan kelebihan kontraksi arteriol (arteri kecil).
Dalam 5-10 persen sisa kasus, tekanan darah tinggi dihasilkan dikenali dari kasus lain yang mendasari. Hal ini disebut hipertensi sekunder. Beberapa penyebab yang mungkin adalah kelainan ginjal, tumor kelenjar adrenal atau cacat bawaan dari aorta.
Ketika sumber penyebabnya dikoreksi, tekanan darah biasanya akan kembali normal.


Bahaya Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi disebut silent killer karena orang bisa memilikinya tanpa menyadari bahwa ia memilikinya dan perlahan-lahan tekanan darah tinggi dapat membunuh seseorang. Tekanan darah tinggi menyebabkan jantung bekerja lebih keras dari biasanya. Baik jantung dan arteri kemudian lebih rentan terhadap cedera.
Tekanan darah tinggi meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, gagal ginjal, kerusakan mata, kegagalan kongestif jantung dan atherosklerosis. Jika tekanan darah tinggi tidak diobati, jantung mungkin harus bekerja lebih keras dan sulit untuk memompa cukup darah dan oksigen ke organ tubuh dan jaringan. Jantung dipaksa bekerja lebih keras dari biasanya untuk waktu yang lama dan cenderung membengkak dan lemah. Sebuah sedikit jantung yang bengkak dapat bekerja dengan baik, tapi bila banyak yang diperbesar maka akan kesulitan melakukan tugasnya. Tekanan darah tinggi juga melukai arteri dan arteriol. Seiring waktu mereka menimbulkan bekas luka, mengeras dan kurang elastis. Hal ini dapat terjadi pada semua usia, tetapi tekanan darah tinggi mempercepat proses ini, mungkin karena kecepatan atherosklerosis. Kerusakan arteri buruk karena arteri mengeras, menyempit atau mungkin tidak dapat menyuplai darah ke organ tubuh. Dan jika organ tidak mendapatkan oksigen dan gizi yang cukup, mereka tidak dapat bekerja dengan baik. Risiko lain adalah bahwa gumpalan darah dapat menyangkut di dalam arteri di dekat timbunan lemak, mematikan suplai darah normal ke bagian tubuh.

“Angina Pectoris” dan kaitannya dengan “serangan jantung”

Angina pektoris merupakan istilah medis untuk nyeri dada atau ketidaknyamanan karena koroner penyakit jantung. Angina adalah suatu gejala dari kondisi yang disebut iskemia miokard. Itu terjadi ketika otot jantung (miokardium) tidak mendapatkan sebanyak banyak darah (maka sebanyak oksigen) karena kebutuhan. Hal ini biasanya terjadikarena satu atau lebih arteri jantung (Orang-orang yang darah pasokan ke jantung otot) yang menyempit atau diblokir. Tidak cukup suplai darah disebut iskemia.Angina juga dapat terjadi pada orang dengan penyakit jantung katup, hipertroficardiomyopathy (pembesaran hati) atau tidak terkontrol tekanan darah tinggi - namunkasus-kasus ini cukup langka. Angina adalah tanda bahwa seseorang di tinggi resiko serangan jantung, gagal jantung dan kematian jantung mendadak. Angina sering terjadi ketika jantung membutuhkan lebih banyak darah. Menjalankan untuk menunggu bus, misalnya, bisa memicu serangan angina, sedangkan berjalan tidak mungkin. Angina dapat terjadi selama latihan fisik, kuat emosi atau suhu ekstrim. Beberapa orang, seperti yang dengan koroner kejang arteri, mungkin angina saatmereka sedang beristirahat.


Cara mendiagnosa awal “jantung koroner”


Bila seseorang telah menunjukkan gejala TIA atau serangan, pertama  dokter harus mengumpulkan data untuk membuat diagnosa. Pasien yang telah mengalami sejarah medis untuk kencing manis, hipertensi, hati dan penyakit pembuluh darah dan lain-lain harus berhati-hati. Penderita akan diukur tekanan darahnya pada kedua lengan nya,memeriksa jantung dengan mendengarkan denyut nadi pada leher dan collarbone, memeriksa mata dan dilakukan pemeriksaan saraf (tingkat kesadaran, orientasi, ingatan dan kendali emosional). Setelah test dasar ini, banyak dokter akan meminta test laboratorium untuk menunjukan jumlah sel darah, gula darah, urea dan elektrolit.


Pengertian arrhythmias dan hubungannya dengan kasus meninggal mendadak kardiovaskuler

Arrhythmias merupakan denyut jantung yang tidak normal yang menyebabkan jantung kurang efektif memompa darah. Istilah aritmia ini mengacu pada perubahan dari urutan normal awal dan melakukan dorongan. Beberapa Aritmia sangat singkat (misalnya, sementara menghentikan sebentar atau mengalahkan prematur) bahwa denyut jantung secara keseluruhan atau irama tidak sangat terpengaruh. Tapi jika selama beberapa Aritmia waktu, mereka dapat menyebabkan denyut jantung menjadi terlalu lambat atau terlalu cepat, atau irama jantung tidak menentu. Istilah ini menggambarkan bradikardia suku kurang dari 60 denyut per menit. Takikardia biasanya mengacu pada tingkat jantung lebih dari 100 denyut per menit. Serangan jantung merupakan suatu kondisi ketika kerusakan dialami oleh bagian otot jantung akibat berkurangnya pasoka darah secara tiba-tiba.


Tanda-tanda dini “serangan jantung”

Penderita serangan jatung akan mengalami gejala sebagai berikut:

  • Sering mengalami sakit pada daerah dada
  • kurang nyaman di leher, rahang atau menahan
  • Sesak napas
  • Sering berkeringat pada bagian telapak tangan
  • Cepat merasa lelah


Apakah faktor-faktor penyebab penyakit jantung


v  tekanan darah tinggi — tekanan darah tinggi ini membuat hati bekerja lebih keras dari pada keadaan  normal, menyebabkan peningkatan denyut jantung dan melemahkan jantung dari waktu ke waktu.
v  asap tembakau — merokok merupakan  faktor resiko terbesar untuk penyakit vaskuler sekeliling, yang membatasi pembuluh darah membawa darah ke sudah tidak berguna lagi dan otot lengan.
v  kolesterol darah tinggi — resiko penyakit jantung meningkat ketika level kolesterol darah meningkat.
v  ketidakaktifan fisik — bila ketidakaktifan fisik dikombinasikan dengan makan terlalu banyak, kemudian kelebihan berat, kolesterol darah lebih tinggi dan kencing manis.
Semua  ini menaikkan resiko penyakit jantung.




Interval kadar kolesterol, HDL, LDL, trigliserida, dari normal hingga beresiko

Total level koleserol
Kategori
kurang dari 200 mg/dl
tingkat resiko lebih rendah untuk penyakit jantung
200–239 mg/dl
garis batas
240 mg/dl dan >240 mg/dl
kolesterol darah tinggi, seseorang dengan  ini tingkat mempunyai lebih dari dua kali lebih resiko penyakit jantung  kolesterol di bawah 200 mg/dl.



LDL level koleserol
Kategori
Kurang dari 100 mg/dL
Optimal
100–129 mg/dL
dekat atau di atas optimal
130–159 mg/dL
160–189 mg/dL
garis batas tinggi
tinggi
190 mg/dL dan > 190 mg/dL
Sangat tinggi

HDL level koleserol
Kategori
Kurang dari 40 mg/dL
faktor resiko utama untuk
penyakit jantung.
40–59 mg/dL
lebih tinggi HDL
tingkat, makin baik.
60 mg/dL dan > 60 mg/dL
HDL dari 60 mg/dl
dan di atas dianggap
protektif
melawan penyakit jantung.


level Trigliserida
Kategori
Kurag dari 150 mg/dL
Normal
150–199 mg/dL
Garis batas tinggi
200–499 mg/dL
tinggi
500 mg/dL dan di atas 500 mg/dL
Sangat tinggi


Aktivitas yang harus dilakukan untuk menjaga lipid agar dalam interval normal

Untuk mengatur agar tubuh tidak kelebihan lipid dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
Ø  Menjaga pola makan dengan banyak mengkonsumsi buah-buahan dan sayur.
Ø  Olah raga
Ø  Mengontrol berat badan dengan melakukan diet sehat
Ø  Rutin memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui kadar kolesterol dalam tubuh.


Hubungan BMI dengan obesitas, dan resiko terkena penyakit jantung

Hubungan BMI dengan obesitas adalah BMI ini membantu memperkirakan apakah seseorang menderita obesitas atau tidak dengan skala pengukuran BMI sebagai berikut:

Ø  nilai BMI kurang dari 18.5 dianggap terlalu ringan.nilai BMI dari 18.5 ke 24.9 sehat.
Ø  kelebihan berat didefinisikan jika nilai BMI dari 25.0–29.9. nilai BMI dari 25 sesuai dengan kira-kira 10 persen melalui berat tubuh ideal.
Ø  kegemukan didefinisikan  jika nilai BMI dari 30.0 atau lebih besar, atau kira-kira 30 atau banyak pound kelebihan berat. kegemukan ekstrim didefinisikan nilai BMI dari 40 atau lebih besar.

kegemukan dan kelebihan berat — seseorang yang memiliki kelebihan berat badan khususnya di daerah pinggang beresiko lebih tinggi memiliki masalah kesehatan. masalah ini termasuk tekanan darah tinggi, kolesterol darah tinggi, kadar triglyceride tinggi, kencing manis, penyakit jantung dan stroke. orang dengan tubuh kelebihan berat badan beresiko lebih tinggi terserang  penyakit jantung sekalipun mereka tidak memiliki faktor resiko lain.


Pengertian Stroke macam dan efeknya

Stroke merupakan penyakit cardiovasculer. ini mempengaruhi pembuluh darah yang menyediakan darah kepada otak. Penyakit ini terjadi bila pembuluh darah itu membawa oksigen dan bahan gizi kepada otak atau tersumpal dengan cairan menggumpal darah atau beberapa  lain partikel. karena ini perpecahan bagian dari otak tidak dapatkan darah dan oksigen ini memerlukan. merampas oksigen, sel syaraf mempengaruhi daerah otak tidak bisa bekerja dan mati. Bila sel syaraf tidak bisa bekerja, bagian dari tubuh mereka tidak bisa bekerja salah satu.


Macam-macam stroke :
ada empat tipe utama stroke, dua disebabkan oleh cairan menggumpal darah atau partikel lain (ischemic stroke),  dan dua dengan pendarahan (hemorrhage trombosa berkenaan dengan otak dan embolism berkenaan dengan otak disebabkan oleh cairan menggumpal atau partikel yang menyumbat pembuluh nadi.

  • trombosa berkenaan dengan otak
  • embolism berkenaan dengan otak
  • berkenaan dengan otak
  • subarachnoid hemorrhage


Efek dari stroke :
stroke dapat mempengaruhi indera, aktifitas motorik, ucapan,dan kemampuan mengerti ucapan. Stroke juga dapat  mempengaruhi tingkah laku dan pola fikir, ingatan dan emosi. Kelumpuhan atau kelemahan di satu sisi tubuh.


Faktor – faktor yang menyebabkan stroke

  • Tekanan darah tinggi
  • Perokok
  • Diabetes Mellitus
  • Penyakit pembuluh nadi atau carotid
  • Denyut jantung tidak normal. Transient Ischemic Attack (TIA)
  • Ketidakteraturan darah tertentu
  • Kolesterol darah tinggi
  • Ketidakaktifan fisik dan kegemukan
  • Kelebihan alkohol
  • Mengkonsumsi obat-obatan terlarang


Cara Mendiagnosa “Pra-Stroke”


Sebuah stroke adalah suatu keadaan darurat medis. Siapa saja yang dicurigai mendapat suatu stroke harus dibawa ke suatu fasilitas medis segera untuk evaluasi dan perawatan. Pada awalnya, dokter mengambil suatu sejarah medis dari pasien jika ia sadar atau keluarga lain dengan pasien jika mereka tersedia, dan melaksanakan suatu pengujian fisik. Jika seseorang telah sedang ditangani oleh seorang dokter tertentu, adalah ideal untuk dokter itu berpartisipasi dalam penilaian. Pengetahuan sebelumnya dari pasien dapat memperbaiki keakuratan dari evaluasi. Seorang ahli syaraf, seorang dokter yang spesialisasi pada kelainan-kelainan dari sistim syaraf dan penyakit-penyakit otak, akan seringkali membantu dalam diagnosis dan manajemen dari pasien-pasien stroke. Kemudian untuk menentukan seorang pasien menderita stroke dokter akan melakukan serangkaian test laboraturium diantaranya, Computerized tomography, MRI scan, Computerized tomography dengan angiography,  Angiogram Konvensional, Carotid Doppler ultrasound, Tes-Tes Jantung dan Tes-Tes Darah.